BRMP Jakarta Gali Potensi Sapi Perah Dataran Rendah di Pondok Ranggon
Jakarta -- (09/08/2026), Tim Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jakarta melakukan kunjungan lapangan ke peternakan sapi perah di Pondok Ranggon, Jakarta Timur, untuk mengidentifikasi kondisi, potensi, dan tantangan pengembangan peternakan sapi perah di wilayah dataran rendah.
Kunjungan dilakukan melalui observasi dan diskusi dengan pelaku usaha peternakan. Tim menggali informasi terkait pengelolaan ternak, produksi susu, ketersediaan dan pemanfaatan pakan, pengelolaan limbah, akses pasar, serta dukungan kelembagaan dan kebijakan yang dibutuhkan peternak.
Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah pemanfaatan sumber daya lokal sebagai alternatif pakan. Limbah organik rumah tangga dan agroindustri yang aman setelah melalui pengolahan dinilai memiliki potensi untuk mendukung efisiensi penyediaan pakan sekaligus mengurangi limbah lingkungan.
Selain itu, BRMP Jakarta mengidentifikasi pentingnya dukungan regulasi, pembiayaan, infrastruktur, penyuluhan, inovasi teknologi, dan kemitraan dalam memperkuat usaha sapi perah dataran rendah.
Hasil kunjungan ini menjadi bahan pendukung dalam pengembangan model peternakan sapi perah dataran rendah yang berkelanjutan dengan mempertimbangkan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. Pendekatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan pendapatan peternak sekaligus memperkuat ekosistem persusuan di wilayah perkotaan.
Melalui kegiatan ini, BRMP Jakarta berupaya memperoleh data dan masukan langsung dari lapangan sebagai dasar penyusunan rekomendasi serta model pengembangan peternakan yang adaptif terhadap kondisi dataran rendah dan kebutuhan peternak.